Social Icons

Senin, 11 Agustus 2014

KHILAFAH Versi HTI vs Versi ISIS

Khilafah versi HTI Versus Khilafah versi ISIS

Posted on Monday, 4 August 2014 | garis 23:58

Muslimedianews.com ~ Hizbut Tahrir, salah satu kelompok yang juga menginginkan Khilafah, tetapi sampai saat ini mereka belum mampu mendirikannnya karena metode perjuangan mereka berbeda dengan ISIS (Islamic State of Iraq and Sham) yang lebih 'simpel'.

Tetapi HTI  sudah menyiapkan piranti lunaknya soal pemerintahan Khilafah. Perlu juga diketahui bahwa, ISIS (AQ) tidak memasukkan Hizbut Tahrir sebagai bagian dari pejuang Khilafah.
mimpi HT
ISIS ini menarik simpati "dunia jihadis" dengan memainkan isu didholimi oleh kelompok jihadis lainnya di Suriah, maka kini banjir dukungan.

Kini dukungan terbaru untuk ISIS datang dari Sheikh Ma'mun Hatim, tokoh AQAP (Al-Qaeda in the Arabian Peninsula) yang basisnya di Yaman.

Dukungan AQAP pada ISIS membuat suporter ISIS di Indonesia bersuka-cita. Mereka meneriakkan; Baqiyah!! (Jayalah!)
pendukung ISIS di Indonesia
Bagaimana soal posisi HTI menyikapi isu terkini gaungnya penegakan Khilafah oleh suporter ISIS?. (Baca terlebih dahulu : Bagaimana penyebaran Hizbut Tahrir di Indonesia? )

Kita bahas mulai dari kemelut bersenjata di Suriah dulu, dimana di situ kiprah ISIS berkibar di kalangan Salafi Jihadi. (Baca juga : Apa itu Salafi Jihadi?)

Oke, posisi politik Hizbut Tahrir sebenarnya sudah jelas menyikapi kemelut yang terjadi di Suriah. Hizbut Tahrir memandang revolusi yang terjadi di Suriah itu adalah revolusi Islam, yang bisa menjadi cikal bakal tegaknya Khilafah.

Hizbut Tahrir secara organisasi memegang prinsip penegakan Khilafah melalui propaganda bukan senjata. Tapi siapa yang bisa menjamin simpatisan Hizbut Tahrir di lapangan mengikuti prinsip organisasinya? Kita tidak tahu.

Sebenarnya banyak aktivis Hizbut Tahrir yang sudah tidak sabar menunggu tegaknya khilafah. Cita-cita menegakkan Khilafah hanya dari seminar ke seminar, talkshow, demo dan puncaknya kumpul-kumpul di GBK.
Konferensi Khilafah Internasonal-HTI 2007
Sebagian lagi aktivis Hizbut Tahrir putus asa dan diam-diam menerima demokrasi, mendirikan partai seperti di Tunisia atau nyalon DPR.

Yang itu biarlah, kita abaikan saja. Yang kita waspadai adalah kemungkinan adanya migrasi aktivis Hizbut Tahrir menjadi suporter ISIS.

Hizbut Tahrir menganggap mereka para petempur di Suriah yang melawan rezim adalah mujahidin pejuang Khilafah. Memang ISIS (Al Qaeda) tidak memasukkan Hizbut Tahrir sebagai kelompok pejuang Khilafah.

Kalau mau jujur, mereka ISIS harusnya 'berterima kasih' kepada Hizbut Tahrir karena telah melakukan sosialisasi & kampanye khilafah dimana-mana.

Tidak sedikit orang menjadi korban hasutan politik Khilafah Hizbut Tahrir, termasuk di Indonesia.
massa hti
Orang yang dulunya tidak mengenal apa itu Khilafah, Hizbut Tahrir mengenalkannya, meskipun tidak berarti setuju dengan itu. Dalam suatu tandhim atau organisasi lazim ada faksi-faksi, saya yakin di tubuh Hizbut Tahrir juga ada faksi-faksi. Itu sudah 'sunnatullah'.

Andaikata Khilafah ditegakkan oleh kelompok non Hizbut Tahrir bagaimana sikap Hizbut Tahrir?

Hizbut Tahrir mengatakan siap membantu 'software' pemerintahan Khilafah. Dari sini kelihatan Hizbut Tahrir memang oportunis. Dan Hizbut Tahrir di cap kelompok yang tidak mau berkeringat menegakkan khilafah. Cuma pencitraan saja.

Hizbut Tahrir dituding hanya mengemis ditegakkannya khilafah kepada penguasa.

Kebanyakan publik mencibir mereka, para pegiat Khilafah seperti Suporter ISIS & HTI karena tidak solid | bagaimana mau menegakkan khilafah?

Sebenarnya kalau soal tidak kompaknya mereka para pejuang khilafah, itu sudah terjadi di Suriah saat ini. Dan kalian tahu apa yang terjadi ketika mereka berseteru?. Mereka Berperang!, dan warga yang menjadi korban.

Bolehlah menyepelekan cita2 mereka; Khilafah itu tidak laku, tapi kita juga perlu waspada cara mereka bagaimana akan menegakkan Khilafah. Mereka ingin menegakkan khilafah dengan teror, dengan senjata di tangan dan bom di badan. Jangan sepelekan ini.

Kita boleh saja cuek mereka mau meledakkan diri, tapi kalau di tengah kerumunan orang, di tengah orang beribadah? Mereka mengebom gereja, mengebom vihara, bahkan mengebom masjid. Apa harus menunggu itu terjadi?.

Kritik. Aparat anti-teror lebih sering melakukan penindakan daripada pencegahan dalam memberantas terorisme. Seharusnya bibit terorisme seperti ini, segera dicegah mumpung masih berupa 'bibit' kalau nanti sudah jadi pohon susah tebangnya.

Begitu juga sikap kita, terbukti ada kelompok di luar sana yang berusaha menegakkan Khilafah dengan senjata.
kelompok bersenjata
Bahkan kelompok yang ingin menegakkan Khilafah dengan senjata ini, sekarang jelas-jelas memiliki suporter di Indonesia.
dukungan terhadap ISIS di Jakarta
Sekarang mereka dalam tahap sosialisasi atas 'Proklamasi' ISIS (Islamic State of Iraq & Sham).

Dulu kita mencibir foto ini, mereka pasang muka aja nggak berani di dunia maya.
ISIS Banjarmasin
Tapi liat sekarang, mereka aksi di dunia nyata dan tanpa beban.
ISIS tampil terbuka
Dulu publik mencibir kelompok teroris di Aceh ini karena mukanya disamarin.
muka disamarin
Tapi liat video teroris sekarang, mereka narsis bareng2 dan mengirim tantangan terbuka.
terang-terangan
Ada pepatah Arab; "setiap sesuatu yang jatuh pasti ada yang memungut". Gagasan Khilafah memang tidak laku di sini, tapi pasti ada saja yang 'memungutnya'. Ibarat barang bekas di buang ke tong sampah pasti ada saja yang memulungnya.

Sekian. Saya ucapkan selamat main PS buat ISIS. :))
ISIS main PS
Kulian on Twitter (Kultweet)
@Iqblack_kholidi chirpstory[dot]com/li/195779, 21 Maret 2014

Kunjungi www.facebook.com/muslimedianews Sumber MMN: http://www.muslimedianews.com/2014/08/khilafah-versi-hti-dan-khilafah-versis.html#ixzz3A4sOBJHy

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Diklik dan Suka/Like/Seneng

Pengikut

 

BANGUNLAH

Dimana Semua Bangsa

SUATU DUNIA

Hidup Dalam Damai

Dan Persaudaraan

Kita Harus Tau

“Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong”

Pendapat untuk blog ini ?

 
Blogger Templates