Social Icons

Senin, 20 Februari 2012

Perintah ALLAH untuk Mencintai Alam


Perintah Mencintai Alam
&
Larangan Berbuat Kerusakan di Muka Bumi

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh….
Bismillahirrahmaanirrahiim….
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/alquran-digital/img/s045/a013.png

Sesungguhnya Allah SWT menciptakan Langit dan Bumi beserta  seluruh isinya sebagai hadiah/rahmat bagi ummat manusia. “Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.” [Al Jaatsiyah 13]
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/alquran-digital/img/s014/a032.png
Allah memberikan kita air untuk minum dan juga bermacam-macam buah-buahan untuk dimakan. “Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu, berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai.” [Ibrahim 32]

http://bahagia.us/_latin/50/50_9.png
http://bahagia.us/_latin/50/50_10.pnghttp://bahagia.us/_latin/50/50_11.png
 “Dan Kami turunkan  dari langit air yang banyak manfaatnya lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-biji tanaman yang diketam, dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun- susun, untuk menjadi rezki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan.” [Qaaf 9-11]
http://bahagia.us/_latin/6/6_141.png
“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” [Al An'aam 141]
http://bahagia.us/_latin/6/6_142.png
Berbagai tanaman bukan hanya memberi kita makanan, tapi juga udara yang segar dan bermacam-macam obat-obatan. Allah juga memberi kita binatang ternak yang bisa kita makan dan kendarai. “Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezki
yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” [Al An'aam 142]
http://bahagia.us/_latin/16/16_14.png
Allah memberi kita laut dan sungai yang mengandung berbagai binatang air/ikan untuk kita makan. “Dan Dia-lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur.” [An Nahl 14]
http://bahagia.us/_latin/34/34_24.png
Allah telah memberi kita alam berupa air, udara, laut, sungai, tanah dan sebagainya yang bisa kita makan.
“Katakanlah: “Siapakan yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan dari bumi?” Katakanlah: “Allah”, dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik), pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.” [Saba' 24]
http://bahagia.us/_latin/16/16_114.png
Allah memerintahkan kita juga untuk makan rezeki yang halal dan baik serta bersyukur kepada Allah dan menyembahnya. . “Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” [An Nahl 114]
http://bahagia.us/_latin/7/7_56.png
Jika alam ini baik, niscaya kita bisa mendapat makanan dan minuman yang baik dan sehat untuk kita. Tapi jika alam ini kotor atau rusak, niscaya kita sulit untuk mendapatkan makanan dan minuman tersebut. Oleh karena itu, Allah memerintahkan kita untuk tidak berbuat kerusakan di muka bumi. “Dan janganlah kamu
membuat kerusakan di muka bumi, sesudah Allah memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” [Al A'raaf 56]

Hadis riwayat Abu Syuraih Al-Adawi ra.:   Dalam satu hadits yang panjang Nabi bersabda: Sesungguhnya kota Mekah diharamkan oleh Allah dan bukan manusia yang mengharamkannya. Maka tidak halal bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat menumpahkan darah dan menebang pohon di sana. ..Hendaklah
orang yang hadir menyaksikan menyampaikan kepada orang yang tidak hadir!. (Shahih Muslim No.2413)
http://bahagia.us/_latin/29/29_36.png
http://bahagia.us/_latin/29/29_38.png
“Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan, saudara mereka Syu’aib, maka ia berkata: “Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, harapkanlah (pahala) hari akhir, dan jangan kamu berkeliaran di muka bumi berbuat kerusakan.”  Maka mereka mendustakan Syu’aib, lalu mereka ditimpa gempa yang dahsyat, dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.” [ Al 'Ankabuut 36-37]
http://bahagia.us/_latin/2/2_205.png
“Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan. [Al Baqarah 205]
http://bahagia.us/_latin/7/7_85.png
“Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan saudara mereka, Syu’aib. Ia berkata: “Hai  kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman.” [Al A'raaf 85]
http://bahagia.us/_latin/2/2_11.png
http://bahagia.us/_latin/2/2_12.png
“Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”  Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. [Al Baqarah 11-12]
Tahun baru sekarang adalah momentum kita untuk senantiasa mencintai alam, menjaga, dan melestarikan ciptaan Allah SWT. kalau tidak dimulai dari diri kita, maka oleh siapa lagi???

0 komentar:

Posting Komentar

Mohon Diklik dan Suka/Like/Seneng

Pengikut

 

BANGUNLAH

Dimana Semua Bangsa

SUATU DUNIA

Hidup Dalam Damai

Dan Persaudaraan

Kita Harus Tau

“Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong”

Pendapat untuk blog ini ?

 
Blogger Templates